KILASPUBLIK.com – Festival Kreasi Pergelaran Seni Jawa Barat 2026 resmi digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah. Kegiatan ini berlangsung di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat, Kota Bandung, mulai 7 April hingga 24 November 2026 dan terbuka gratis untuk masyarakat.
Sebanyak 27 kabupaten/kota di Jawa Barat turut ambil bagian dengan menampilkan karya seni yang terinspirasi dari cerita rakyat, sejarah, legenda, hingga mitos khas daerah masing-masing. Festival ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi sekaligus upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Iendra Sofyan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat keberagaman budaya di Jawa Barat, mulai dari budaya Sunda Priangan, Melayu Betawi, hingga Kacirebonan. Ia juga mendorong generasi muda untuk ikut menyaksikan pertunjukan agar lebih mengenal kekayaan budaya daerah.
Ia menambahkan, dukungan dari orang tua dan tenaga pendidik sangat penting dalam upaya pemajuan kebudayaan. Selain itu, festival ini menjadi wadah bagi sanggar seni di berbagai daerah untuk menampilkan kreativitas, bertukar wawasan, serta mempererat silaturahmi.
Rangkaian acara dibuka oleh perwakilan Kota Bandung melalui drama tari berjudul “Nyi Sumur Bandung”. Pertunjukan ini mengisahkan perjalanan seorang putri yang memegang amanah menjaga pusaka leluhur, namun harus menghadapi fitnah hingga terusir dari istana.
Dalam keterasingannya, tokoh tersebut bangkit dan menemukan kekuatan diri, menjadi simbol ketangguhan perempuan Sunda yang lembut namun tegar. Kisah ini tidak hanya menghadirkan legenda, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang relevan hingga kini.
Setelah pembukaan, festival akan dilanjutkan dengan penampilan dari Kota Cimahi pada 16 April, Kota Bogor pada 21 April, serta Kabupaten Subang pada 30 April. Seluruh rangkaian pertunjukan dapat dinikmati masyarakat tanpa dipungut biaya.
.
(Red)
