Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali, Lebih dari 2 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

KILASPUBLIK.com – Arus balik Lebaran 2026 terpantau berjalan lancar dan terkendali. Hal ini disampaikan saat Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kondisi lalu lintas di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jati Asih, Kota Bekasi, Rabu (24/3).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri didampingi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal. Ia menjelaskan bahwa pengaturan arus mudik dan balik dilakukan melalui rekayasa lalu lintas berbasis indikator visio ratio, seperti contraflow, one way lokal, hingga one way nasional yang diterapkan secara situasional.

Menurut Kapolri, hingga Selasa malam (24/3/2026), sebanyak 1,95 juta kendaraan tercatat telah kembali ke Jakarta. Jumlah itu terus bertambah hingga mencapai sekitar 2,04 juta kendaraan pada Rabu siang.

BACA JUGA :  Brimob Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Rawa Teratai

“Angka ini menunjukkan arus balik masih berlangsung dan belum seluruh kendaraan kembali ke Jakarta,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa puncak sementara arus balik terjadi pada Selasa malam dengan jumlah kendaraan mencapai 256 ribu, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan kembali terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026.

Kapolri mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu puncak arus balik dan memilih waktu perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan. Pengendara juga diminta beristirahat di rest area atau pos pelayanan jika merasa lelah.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyatakan arus mudik tahun ini berjalan baik meski terjadi peningkatan volume kendaraan sekitar 4,6 hingga hampir 5 persen.

BACA JUGA :  Dankorbrimob Polri Resmi Luncurkan Turnamen Sepak Bola untuk Perkuat Kekompakan

Ia menambahkan, angka kecelakaan lalu lintas justru menurun sekitar 16 persen, yang dinilai sebagai hasil sinergi lintas sektor serta pemanfaatan teknologi pemantauan yang memungkinkan respons cepat di lapangan.

Senada dengan itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan bahwa penggunaan angkutan umum selama periode Lebaran mengalami kenaikan. Pergerakan penumpang tercatat meningkat hingga 11,11 persen.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan work from anywhere serta diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 26–27 Maret 2026 guna mengurai kepadatan saat puncak arus balik.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono memastikan pihaknya terus memantau kondisi lalu lintas secara real time melalui command center untuk memastikan respons cepat di lapangan.

BACA JUGA :  Kapolri Resmikan 35 SPKT Baru di Jawa Tengah

Dari sisi keselamatan, Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyebut angka fatalitas kecelakaan menurun signifikan. Tahun ini tercatat 218 korban meninggal dunia, turun dari 318 korban pada tahun sebelumnya.

Ia menambahkan, kecelakaan masih didominasi kendaraan roda dua dengan faktor utama kelelahan akibat perjalanan panjang.

Pemerintah berharap hingga akhir masa arus balik Lebaran 2026, kondisi lalu lintas tetap aman dan lancar, serta masyarakat dapat kembali ke Jakarta dengan selamat.

.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *